farewell my only om sandi…
betapa kagetnya ketika mendapati bbm dari ka mitha mengenai berita duka, berpulangnya paman kandung saya satu2nya… saya yang tadinya lagi tiduran melantai pusing di ruang bem, langsung terlonjak mengambil handphone untuk menelfon papah saya di Bali.
tidak tahu apa yg harus saya tanyakan, begitu saja terlontar ke papah pertanyaan,”pah, di sana kenapa…” pertanyaan ngaco ngga beraturan itu dibalas papah saya,”iya dek, om sandi udah tenang sekarang….”
ketika saya mengetik ini, bulir air mata sudah kembali mengumpul dan siap menetes keluar. terputar kembali kenangan tentang alm. om sandi, dan bayangan papah saya yang begitu sayang setengah mati kepada saudara kandung satu2nya yang dimilikinya..
kejadian yang begitu mendadak, tanpa jejak2 pendahuluan, namun terjadi begitu saja, cepat, dan terhenti…
om, bahagialah di sana.. semoga mendapatkan apa yang kita percaya sebagai kebahagiaan yang kekal abadi.. kuatkan, tuntun, dan bantulah kami dari sana..
with luv,
dianparamita.



